Aktor Muda Jefri Nichol Bergabung dalam Demonstrasi Tolak UU Cipta Kerja di Depan Gedung DPR RI

Jefri Nichol, aktor muda yang terkenal di Indonesia, terciduk ikut serta dalam aksi demonstrasi Tolak UU Cipta Kerja bersama sejumlah mahasiswa. Dalam aksinya tersebut, Jefri bahkan ikut berdiri di atas mobil pikap dan memberikan orasi bersama dengan beberapa mahasiswa yang turut serta dalam aksi tersebut.

Aktor Muda Jefri Nichol Bergabung dalam Demonstrasi Tolak UU Cipta Kerja di Depan Gedung DPR RI


Video yang menunjukkan aksi Jefri Nichol dan mahasiswa lainnya ini kemudian diunggah oleh akun Instagram @lambe_turah, pada Jumat (7/4/2023). Dalam video tersebut, terlihat Jefri Nichol mengenakan pakaian serba hitam dan memegang payung hitam di tengah kerumunan massa yang sedang melakukan aksi demonstrasi.


Banyak netizen yang terkejut dan tak menyangka bahwa Jefri Nichol ternyata juga peduli dengan isu-isu sosial dan turut serta dalam aksi demonstrasi. Meskipun Jefri tidak memberikan pernyataan resmi terkait aksinya tersebut, tetapi tindakan tersebut membuktikan bahwa ia juga memiliki kesadaran sosial yang tinggi dan peduli terhadap nasib rakyat kecil.


Aksi demonstrasi Tolak UU Cipta Kerja yang digelar oleh sejumlah mahasiswa dan masyarakat ini merupakan bentuk protes terhadap Undang-Undang Cipta Kerja yang dianggap merugikan kaum buruh dan lingkungan hidup. Aksi demonstrasi tersebut telah berlangsung selama beberapa bulan dan mendapat dukungan luas dari masyarakat Indonesia.


Jefri Nichol, aktor muda yang terkenal di Indonesia, kembali mencuri perhatian publik setelah turut serta dalam aksi demonstrasi Tolak UU Cipta Kerja. Dalam aksinya tersebut, Jefri Nichol berbicara di atas mobil komando dan mengeluarkan pernyataan kontroversial terkait dengan DPR RI.

Mahasiswa BEM SEKA dan Serikat Buruh Terus Perjuangkan Hak Pekerja: Aksi Tuntut Pembatalan UU Cipta Kerja Dilakukan Serentak di Berbagai Daerah

"Turut berdukacita atas matinya rasa kemanusiaan. Di dalam sana (DPR RI) bukan manusia tapi tikus-tikus," ujarnya dengan tegas.


Selain itu, Jefri Nichol juga menyatakan ketidaksetujuannya terhadap beberapa poin di dalam UU Cipta Kerja yang dianggap merugikan buruh dan masyarakat kecil. Beberapa poin tersebut di antaranya adalah pembatalan cuti ibu hamil dan izin menyederhanakan proses pemutusan hubungan kerja (PHK) oleh perusahaan.


Cuti ibu hamil udah nggak diadain lagi. Perusahaan bisa PHK seenak jidatnya gitu loh," katanya dengan nada protes.


Dalam aksinya, Jefri Nichol juga menyatakan bahwa ia memiliki pemikiran yang sama dengan para pendemo, terutama para mahasiswa yang telah turun ke jalan untuk mengekspresikan ketidakpuasan mereka terhadap UU Cipta Kerja.


"Aku turun ke jalan bukan untuk mencari popularitas atau uang. Aku turun ke jalan untuk membela hak-hak rakyat kecil yang terpinggirkan oleh UU Cipta Kerja," tegas Jefri.


Aksi demonstrasi Tolak UU Cipta Kerja yang digelar oleh sejumlah mahasiswa dan masyarakat ini terus mendapat dukungan luas dari masyarakat Indonesia. Jefri Nichol sendiri menjadi salah satu sosok publik yang turut serta dalam aksi tersebut dan memperjuangkan hak-hak rakyat kecil.


Jefri Nichol, aktor muda yang terkenal di Indonesia, turut serta dalam aksi demonstrasi Tolak UU Cipta Kerja yang digelar di depan gedung DPR RI, Jakarta. Dalam aksinya tersebut, Jefri Nichol memperlihatkan ketegasannya dalam mengekspresikan ketidaksetujuannya terhadap UU Cipta Kerja yang baru-baru ini disahkan oleh pemerintah Indonesia.


Menurut Jefri, UU Cipta Kerja yang baru saja disahkan justru lebih berpihak pada oligarki dan pengusaha, daripada pada rakyat kecil yang seharusnya dilindungi oleh pemerintah.


"Undang-undang yang dibikin ini kayak lebih berwakil pada oligarki dan pengusaha daripada sama rakyat," pungkasnya dengan nada tegas.


Aksi demonstrasi Tolak UU Cipta Kerja yang digelar oleh sejumlah elemen mahasiswa ini mendapat dukungan luas dari masyarakat Indonesia yang merasa bahwa UU Cipta Kerja tersebut merugikan buruh dan masyarakat kecil.


Sebagai informasi, UU Cipta Kerja merupakan undang-undang yang diusulkan oleh pemerintah Indonesia untuk mempercepat pembangunan ekonomi di Indonesia dengan cara memudahkan proses investasi dan menciptakan lapangan kerja baru. Namun, UU Cipta Kerja ini juga dianggap kontroversial karena dinilai merugikan buruh dan masyarakat kecil, seperti pemotongan hak cuti hamil dan kemudahan bagi perusahaan dalam melakukan pemutusan hubungan kerja.


Aksi demonstrasi Tolak UU Cipta Kerja yang digelar di depan gedung DPR RI, Jakarta ini menunjukkan bahwa masyarakat Indonesia tidak akan tinggal diam jika merasa hak-haknya dirugikan oleh undang-undang yang dianggap tidak adil.

Post a Comment

Previous Post Next Post